Beranda > Agama > Keberkahan Membaca dan Mengamalkan AL-QUR’AN | sebuah nasehat

Keberkahan Membaca dan Mengamalkan AL-QUR’AN | sebuah nasehat


Rasululloh saw. bersabda,” Barang siapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkan apa yang terkandung didalamnya, maka kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota pada hari kiamat yang cahayanya akan lebih indah daripada cahaya matahari di rumah2 di dunia ini. Maka apa perkiraanmu mengenai yang mengamalkannya ?” ( H.R. Abu Dawud ).

Keberkahan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an adalah kepada orang tuanya akan dipakaikan mahkota yang cahayanya akan lebih terang dari cahaya matahari. jika orang tua dari pembaca al-Qur’an saja akan mendapat pahala seperti itu, maka pahala untuk orang yang mengamalkannya tentu akan mendapat derajat yang lebih tinggi.

Rasulullah saw., bersabda, ” Barang siapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkannya, maka akan dipakaikan kepadannya sebuah mahkota yang terbuat dari nur, dan kedua orangtuanya akan dipakaikan sepasang pakaian yang indah tiada bandingnya di dunia ini. Orangtuanya akan bertanya kepada Alloh swt.,’ ya Alloh, mengapa kami diperlakukan demikian?’ Jawab Alloh,’ Karena kalian telah menjadikan anak kalian sebagai orang pembaca Al-Qur’an.”‘ ( H.R.Hakim ).

Rasululloh saw., bersabda,”Barang siapa mengajarkan anaknya membaca Al-Qur’an, maka dosa-dasanya yang akan datang dan yang telah lalu akan diampuni. Dan barang siapa mengajarkan anaknya sehingga menjadi hafizh Al-Qur’an, maka pada hari Kiamat ia akan dibangkitkan dengan wajah yang bercahaya seperti cahaya bulan purnama dan ia akan berkata pada anaknya,’Mulailah membaca Al-Qu’an.’ Ketika anaknya membaca 1 ayat, maka orangtuanya dinaikkan 1 derajat, hingga terus bertambah tinggi sampai tamat bacaannya.

Inilah fadhilah orangtua yang mengajarkan anaknya membaca Al-Qur’an. Jika anda menjauhkan anak anda dari agama hanya karena beberapa rupiah, anda tidak saja akan tertutup dari pahala, tetapi anda juga harus menjawab pertanyaan-pertanyaan  Alloh swt..Ingatlah bahwa dengan perbuatan seperti itu berarti anda telah melemparkan anak anda ke dalam penderitaan selama-lamanya, bahwa andapun akan menanggung beban tanggung jawab yang sangat besar. Dalam hadist disebutkan : Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan ditanya tentang kepemimpinannya.

Setiap oarang akan ditanya, sejauhmana ia telah mengajarkan agama. Jika anda mendidik agama kepada anak anda, kelek anda akan terbebas dari tuntutan, dan selama anak kita hidup, seluruh amal kebaikannya, doa-doa ampunan yang ia mohonkan untuk anda, itu semua akan menyebabkan derajat anda dinaikkan. Sebaliknya, jika hanya rakus(maaf) mencari beberapa rupiah sehingga rela mengorbankan pendidikan agama bagi anak-anak, maka anda sendiri akan menanggung akibat keburukan dan kefasikan mereka.

Semua amalan kita tidak akan sia-sia, semuanya akan menjadi tabungan di akhirat kelak. Dengan nama Alloh, sayangilah diri anda. Dunia pasti akan berakhir dan maut merupakan penutup dari segala penderitaan di dunia. Tetapi penderitaan setelah mati tidak akan pernah berakhir.

BAGAIMANA SAUDARAKU ?????,,,,,,,,(milis)

Recent Posts :

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: