Beranda > Sport > 13 Pemain Asia Paling Bersinar di Eropa

13 Pemain Asia Paling Bersinar di Eropa


Jepang menjadi negara Asia dengan pemain potensial terbanyak di Eropa. Jepang layak menjadi kiblat sepakbola Asia saat ini. Bagaimana tidak, pemain-pemain Negeri Matahari Terbit itu tak hanya sukses di Asia saja. Saat ini, pemain Jepang juga mampu bersinar di Eropa. Bahkan, menurut Goal, Jepang merupakan negara Asia yang punya pemain potensial terbanyak di Eropa. Posisi 2 ditempati Iran, sedangkan terakhir ditempati Oman. Berikut pemain Asia yang bersinar di benua biru itu:  
1. Keisuke Honda (CSKA moskwa / Jepang)

Keisuke Honda lahir di Settsu, Prefektur Osaka, Jepang, 3 Juni 1986; umur 24 tahun merupakan seorang pemain sepak bola Jepang yang berposisi sebagai gelandang. Saat ini ia membela klub Rusia, CSKA Moskwa. Sebelum bermain untuk CSKA Moskwa, Keisuke pernah bermain untuk Nagoya Grampus Eight dan VVV-Venlo. Keisuke telah bermain 14 kali untuk timnas Jepang dan telah mencetak 6 gol. Ia termasuk dalam skuad Jepang pada Piala Dunia FIFA 2010.

2. Shunsuke Nakamura (Celtic/Jepang)

Gelandang Glasgow Celtic berusia 29 tahun ini dikenal punya tendangan geledek. Akurasi tendangan bola matinya terekam saat dia mencetak hattrick kala Celtic menghajar St Mirren 7-0. Ketiga gol itu dicetak lewat tendangan bebas. Sayangnya, Nakamura sering dikritik karena memiliki stamina yang lemah.

3. Takayuki Morimoto (Catania/Jepang)
Striker berusia 20 tahun ini selain punya naluri gol yang tinggi, juga pengumpan yang baik. Gol terakhir Morimoto dicetak saat Catania mengalahkan Palermo 4-0. Selain mencetak gol untuk timnya, Morimoto juga menjadi pemberi umpan bagi gol cantik Guiseppe Mascara.

4. Daisuke Matsui (St Etienne/Jepang)
Gelandang serang Jepang ini bermain di liga Prancis bersama AS Saint-Étienne. Pada pertandingan terakhir Les Verts, Matsui berhasil mencetak gol ke gawang Monaco lewat tendangan dari luar kotak penalti. Sayangnya, pertandingan harus berakhir dengan skor imbang 2-2.

5. Makoto Hasebe (Wolfsburg/Jepang)
Hasebe mengawali karirnya bersama klub Urawa Red Diamonds Jepang. Bersama Urawa, gelandang berusia 25 tahun itu berhasil mengoleksi beberapa penghargaan individu selama membela timnya di Liga Jepang. Kemampuan Hasebe akhirnya tercium sampai ke Eropa. Sempat diminati tim Seri A Italia, AC Siena, Hasebe memilih berkostum VfL Wolfsburg. Dia menjadi pemain Jepang pertama di The Wolves.

6. Shinji Ono (VfL Bochum/Jepang)
Mantan Urawa Red Diamonds ini merupakan pemain Jepang yang juga merumput di Liga Jerman. Saat ini, Ono merumput bersama VfL Bochum. Gelandang berusia 29 tahun itu menjadi salah seorang bintang Asia. Dia memiliki visi, teknik dan passing yang baik.

7. Park Ji-sung (Manchester United/Korea Selatan)
Gelandang sayap ini terkenal saat menjadi pemain timnas Korea Selatan dan tampil di Piala Dunia 2002. Saat berhadapan dengan Portugal, pemain berusia 28 tahun itu berhasil mencetak gol kemenangan bagi timnya. Sinar Park Ji-sung semakin mengilap ketika mulai membela Manchester United sejak 2005.

8. Lee Young-pyo (Borussia Dortmund/Korea Selatan)
Lee dikenal sebagai bek sayap kiri yang punya kecepatan dan dribel bola yang baik. Bahkan, mantan manajernya ketika membela Tottenham Hotspur, Martin Jol, menyebutnya sebagai bek sayap terbaik di Belanda, juga di Eropa saat ini.

9. Masoud Shojaei (Osasuna/Iran)
Shojaei mengawali karirnya bersama Sanat Naft di Liga Iran sebelum akhirnya membela Saipa FC di liga yang sama.
Karirnya sebenarnya mulai bagus saat dia membela klub Uni Emirat Arab, Sharjah FC. Setelah puas berlaga di sepakbola Timur Tengah, Shojaei mulai merambah Eropa. Setidaknya ada dua klub yang tertarik kepadanya. Pertama, Vfl Wolfsburg di Liga Jerman dan klub Seri A, Napoli. Belakangan Shojaei memilih klub Spanyol, Osasuna.

10. Vahid Hashemian (Bochum/Iran)
Hashemian dikenal dengan julukan Si Helikopter. Sebutan itu diberikan kepada striker berusia 32 tahun ini karena mampu melayang di udara dalam waktu lama. Kemampuan ini membuatnya kerap unggul dalam perebutan bola-bola atas.
Sama dengan pemain Iran yang berlaga di Eropa lainnya, Hashemian juga mengawali karirnya di Liga Iran. Kiprahnya di kancah sepakbola Eropa diawali dari klub Jerman, Hamburger SV era 1999-2001. Setelah itu, dia hengkang VfL Bochum. Hashemian juga sempat berkostum Bayern Munich dan Hannover 96 sebelum akhirnya kembali ke Bochum.

11. Javad Nekounam (Osasuna/Iran)
Nekounam dikenal sebagai gelandang bertahan tangguh. Pemain berusia 28 tahun itu memiliki kemampuan passing dan bertahan yang baik. Dia juga merupakan pemain yang punya tendangan jarak jauh yang akurat. Saat ini, Nekounam bermain di Liga Spanyol bersama Osasuna. Baru-baru ini, Nekounam bermain 90 menit saat Osasuna ditahan seri 1-1 oleh Racing Santander.

12. Mehdi Mahdavikia (Eintracht Frankfurt/Iran)
Pemain berusia 31 tahun ini merupakan kapten tim nasional Iran. Dia bermain di posisi sayap kanan dan gelandang. Saat ini Mahdavikia bermain di Liga Jerman bersama Eintracht Frankfurt. Mantan pemain VfL Bochum dan Hamburger SV itu dikenal karena memiliki kecepatan, kemampuan crossing dan dribel bola yang baik.

13. Ali Al Habsi (Oman/Bolton)
Nama Ali Al Hasbi cukup tenar di pentas sepakbola Asia. Tak salah jika kiper tim nasional Oman itu kini membela tim Premier League, Bolton Wanderers. Ketangguhan Al Habsi di bawah mistar gawang sudah cukup terkenal di Asia.

• VIVAnews

 

Recent Posts :

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: